forex trading ,trading,trading forex,belajar,belajar forex,cara trading forex,belajar trading forex,belajar trading,belajar forex pemula,forex online,currency trading,master forex trading, download master forex ,master forex trader,masterforex,forex indonesia,master forex indonesia,master forex broker
Wednesday, July 9, 2014
Monday, June 9, 2014
Floating minus
Floating minus disebabkan oleh 2 hal:
1. salah entry, trend masih searah dengan entry dan yang terjadi saat ini hanya sekedar retrace
2. salah, entry, benar-benar melawan arah trend
Ketahui letak salahnya terlebih dahulu.
Bila yakin trend masih searah dengan entry dan floating minus
disebabkan karena retrace maka sebaiknya tidak dilakukan cut loss dan
menunggu trend kembali searah dengan entry.
Bila jelas-jelas
melawan trend, maka sebaiknya segera cut loss. Sangatlah tidak bijaksana
kalau membiarkan floating minus tetap terbuka karena akibatnya
bisa-bisa MC.
Pilihan ketiga, kalau tidak tahu penyebab
floating minus alias masih bingung dengan arah trend, sebaiknya lakukan
cut loss. Karena kalau masih bingung dan membiarkan floating minus, maka
cepat atau lambat pasti akan terkena MC.
Jangan melihat cut
loss sebagai penyesalan atau kerugian, tetapi sebagai penghematan agar
kerugian yang diderita tetap terkontrol.
Thursday, May 22, 2014
Bagi Agan Yang Belum Memahami Cara Trading Dengan Berita Ekonomi?Ayo Belajar Bareng..
Di dalam bertrading, khususnya Trading Forex atau Mata Uang ini (Valas)
terdapat beberapa teknik trading yang populer, seperti Hedging / locking,
Scalping, Elliot Wave, Averaging, Martingale, Trading Balance, Carry Trade,
Technical Analysis, Fundamental Analysis dan sebagainya.
Kami tidak membahas satu persatu teknik trading tersebut, tetapi kami hanya
membahas suatu teknik trading yang telah ditemukan oleh salah situs
brokerforex.com selama beberapa tahun ini dan terbukti berhasil dengan baik,
teknik itu adalah suatu Teknik Fundamental Analysis dengan memanfaatkan
pembacaan suatu Berita Forex di Kalender Ekonomi.
Ini teknik memang sudah banyak di bahas di situs tersebut dan berbagai forum...nah di sini kmi sengaja posting kembali mengenai teknik ini..karena kami yakin masih banyak trader yang belum memahami cara kerja atau rule teknik ini...untuk itu bagi agan yang belum memahami teknik ini...mari kita belajar bareng gan sampai bener-bener memahami....
Bagaimana cara dalam penerapan teknik Fundamental ini ?
Sebelum menerapkan cara ini, maka anda harus mempunyai dasar yang kuat dahulu di Forex, pelajari panduan-panduan forex dasarnya dahulu dan rumus perhitungannya. Setelah itu ikuti urutan langkah yang Cukup mudah dibawah ini DENGAN SEKSAMA, yaitu: (Harus Urut !)
1.Pilih broker yang tepat, dan kredibel. Karena teknik ini memerlukan broker yang berkualitas dan aman. Karena pergerakan berita adalah sangat cepat dan dinamis, jadi memerlukan broker yang bagus.
2.Bukalah web informasi forex yang terdapat kalender ekonomi internasional (economic calendar), biasanya kami pribadi menggunakan perbandingan informasi dari 3 situs ini, yaitu di : Beritaforex.com , forexfactory.com/calendar.php dan dailyfx.com/calendar. Mengapa 3 situs ini? karena situs-situs tersebut sepengalaman kami adalah memiliki nilai paling akurat untuk analisa ekonom nya dibanding yang lainnya.
3.Lihat tanggal hari ini dari masing-masing kalender ekonomi tersebut, dan cocokkan. (Jam Waktunya juga jangan salah! default jam mereka adalah jam Waktu New York di Amerika Serikat, yang dimana berbeda sekitar 11-12 jam lebih lambat dari jam WIB atau GMT+7 di Indonesia). Jika anda salah membaca jam, maka hal ini bisa berakibat Fatal, karena jadwal jam trading anda bisa salah semua pembacaannya. Untuk mencocokkan dengan jam Indonesia WIB bisa diperbandingkan dahulu timernya dengan jam kalender ekonomi di beritaforex.com ataupun dengan konversi jam di timeanddate.com
4.Lihat di berita yang ingin anda tradekan mata uangnya, Contoh: berita UK (united kingdom) adalah untuk mata uang GBP (GBP/USD), ataupun berita Amerika/US untuk semua pair yang berhubungan dengan USD (GBP/USD, EUR/USD, USD/JPY, USD/CHF, dll). Sebaiknya Hindari trade dengan mata uang Cross Rate dalam penerapan teknik ini.
5.Pilih berita yang High Impact saja , yang ditandai dengan warna Merah ataupun yang Bertanda Seru 3x , sesuai dengan mata uang yang ingin anda tradekan tersebut. PERHATIAN ! minimum di 2 web tersebut harus conform High Impact semua (warna merah atau tanda seru 3x), karena kalau tidak, maka jangan trade di jam berita tersebut. Paling bagus kalau ketiga web berita tadi adalah conform semuanya High.
Catatan Tambahan: untuk berita kelas medium ataupun low impact, maka KADANG juga bisa berpengaruh (walaupun sangat jarang), tergantung dari hasil beritanya juga.
6Cocokkan berita High Impact dari ketiga kalender ekonomi tersebut, apakah memiliki nilai Forecast yang sama atau tidak. Bila nilai forecastnya berbeda, dalam artian saling bertolak belakang, maka hindari trade di berita itu. Tetapi bila nilai forecastnya arahnya sama atau kurang lebih (arah direksi perkiraannya sama) maka boleh memilih di berita itu. (Bila ingin DIPAKSAKAN Trade juga boleh sebenarnya, hanya saja biasanya lebih tidak maksimal, dan juga semuanya bergantung pula pada hasil Actualnya nanti bagaimana)
7.Bila di salah satu situs tidak mencantumkan berita tersebut atau yang jam waktunya Tentative, ataupun yang tidak ada forecast dan previousnya, maka sebaiknya jangan trade di saat jam tersebut.
7.Amati kolom Actual, Forecast dan Previousnya (Forecast itu artinya perkiraan hasil berita, Previous itu adalah hasil dari berita tersebut di periode sebelumnya)
9.Periksa pula, apakah ada berita lain di jam yang sama (atau berdekatan) untuk mata uang tersebut, dan apakah hasil forecastnya saling bertolak belakang atau tidak antara berita yang satu dengan yang lainnya? jika bertolak belakang, maka harap Waspada dengan berita-berita yang jamnya berdekatan tersebut.
10.Bila semua indikator cek list diatas telah valid semua, maka tunggulah hingga berita tersebut diumumkan di jam tayangnya. (anda boleh memantau berita tersebut melalui layanan TV Kabel seperti di chanel siaran Bloomberg, Reuters, ataupun CNBC)
11.Setelah berita keluar, maka Refreshlah kalender ekonomi tersebut di masing-masing situs untuk memunculkan nilai-nilai Actual nya dan diperbandingkan. (jika hasil berita tersebut tidak ada nilai actualnya maka jangan trade).
12.Perbandingkan hasil Actual vs Forecast vs Previousnya tersebut. Bila nilai Actualnya KELUAR DARI BATAS ANTARA nilai Forecast dan Previousnya maka boleh dilanjutkan untuk memulai trading di berita tersebut. (Amati juga Revisinya bila ada)
13.Jika hasil actualnya lebih bagus dari forecast dan previousnya (ditandai dengan warna hijau) , maka biasanya nilai mata uang tersebut akan menguat, demikian juga dengan sebaliknya yang melemah. (INGAT pula point no.12 diatas).
Warna hijau di actual itu artinya lebih bagus, sedangkan merah itu artinya lebih buruk dari previousnya, tetapi anda harus perhatikan point-point diatas untuk pengambilan keputusan order Buy atau Sell nya.
14.Periksa pula apakah ada berita lain (untuk mata uang tersebut) di jam yang sama atau yang berdekatan waktunya, yang hasil actualnya saling bertolak belakang dengan berita tadi? bila ada, maka jangan trade dahulu di jam tersebut, karena pergerakannya berkemungkinan besar akan Zig Zag atau tidak terduga. WASPADA Juga dengan Revisi yang terjadi dari Previousnya, karena itu juga sangat berpengaruh (jika revisinya tidak searah dengan nilai actual tersebut maka kemungkinan besar pasar akan Zig Zag)
15.Bila sudah Valid semua maka anda boleh trade, TAPI jangan langsung Open Posisi di saat berita diumumkan, tetapi tunggulah beberapa menit kemudian barulah OP. Karena jika anda OP langsung di saat menit berita diumumkan maka seringkali pergerakan pertamanya itu pergerakan yang semu dan menipu, dan selain itu order anda juga pasti akan susah masuk akibat dari faktor market busy ataupun quota demand / supplynya tidak tersedia di market.
16.Selalu kontrollah Money Management atau Risk Management nya, karena hal ini adalah kunci sukses anda bertrading. (saran kami Risk adalah 3% , atau paling max 5%)
17.TP dan SL haruslah seimbang, atau TP lebih besar dari SL itu lebih baik. Dan TP/SL sebaiknya diatas 30 pips sampai 100 pips, atau kalau di broker yang bersistem 5 digit maka TP dan SL nya adalah diatas 300 sampai 1000 pips. (risk rewardnya harus sebanding).
Jangan trade tanpa SL atau bermain tahan menahan floating, karena beresiko sekali. Ingatlah selalu bahwa kesempatan peluang di hari berikutnya masih banyak.
18.Anda boleh juga menambahkan Trailing Stops 20 pips (atau 200 pips untuk broker 5 digit) dalam menerapkan teknik ini.
19.Jangan menggunakan pending order seperti Buy Stop/Sell Stop (atau teknik trapping atau jebakan) dalam menggunakan teknik ini, karena beresiko untuk slippage atau harga meleset. 99% PASTI SLIPPAGE.
20.Bila terjadi requote di saat berita ini , maka itu wajar, asalkan tidak berlebihan.
21.Mendekati hari libur seperti menjelang Natal dan Tahun Baru (Desember / Januari), harap waspada benar, karena di bulan tersebut pasar sangat sulit diprediksi.
Sebelum menerapkan teknik ini, kami menyarankan anda untuk HARUS Berlatih dahulu di demo account hingga benar-benar mahir sebelum terjun ke real account. Karena efek berita kalau tidak terbiasa dapat mengakibatkan Shock, mengingat pergerakannya yang seringkali sangat cepat dan tidak terduga. Selain itu pengalaman anda juga turut menentukan.
Anda juga boleh untuk masuk bertahap untuk mengantisipasi pergerakan yang semu tersebut, bila ternyata pergerakan di market bertolak belakang dengan hasil beritanya, karena seringkali nanti market pasti akan berbalik mengikuti hasil beritanya di ujung-ujungnya.
Jangan gegabah semua berita ditradekan, tetapi tunggulah momentum yang tepat, terutama perhatikan jenis Berita KELAS I seperti Non Farm Payroll (NFP), CPI, GDP, Retail Sales, Unemployment, Interest Rate (suku bunga) dan semacamnya. Tetapi untuk berita-berita kelas II seperti Consumer Confidence, Home Sales, PPI, PMI, Trade Balance, TIC, Durable Goods, Philly Fed, dan lainnya juga boleh diperhatikan. (DAN HARUS YANG BERTANDA HIGH IMPACT JUGA!)
Ini teknik memang sudah banyak di bahas di situs tersebut dan berbagai forum...nah di sini kmi sengaja posting kembali mengenai teknik ini..karena kami yakin masih banyak trader yang belum memahami cara kerja atau rule teknik ini...untuk itu bagi agan yang belum memahami teknik ini...mari kita belajar bareng gan sampai bener-bener memahami....
Bagaimana cara dalam penerapan teknik Fundamental ini ?
Sebelum menerapkan cara ini, maka anda harus mempunyai dasar yang kuat dahulu di Forex, pelajari panduan-panduan forex dasarnya dahulu dan rumus perhitungannya. Setelah itu ikuti urutan langkah yang Cukup mudah dibawah ini DENGAN SEKSAMA, yaitu: (Harus Urut !)
1.Pilih broker yang tepat, dan kredibel. Karena teknik ini memerlukan broker yang berkualitas dan aman. Karena pergerakan berita adalah sangat cepat dan dinamis, jadi memerlukan broker yang bagus.
2.Bukalah web informasi forex yang terdapat kalender ekonomi internasional (economic calendar), biasanya kami pribadi menggunakan perbandingan informasi dari 3 situs ini, yaitu di : Beritaforex.com , forexfactory.com/calendar.php dan dailyfx.com/calendar. Mengapa 3 situs ini? karena situs-situs tersebut sepengalaman kami adalah memiliki nilai paling akurat untuk analisa ekonom nya dibanding yang lainnya.
3.Lihat tanggal hari ini dari masing-masing kalender ekonomi tersebut, dan cocokkan. (Jam Waktunya juga jangan salah! default jam mereka adalah jam Waktu New York di Amerika Serikat, yang dimana berbeda sekitar 11-12 jam lebih lambat dari jam WIB atau GMT+7 di Indonesia). Jika anda salah membaca jam, maka hal ini bisa berakibat Fatal, karena jadwal jam trading anda bisa salah semua pembacaannya. Untuk mencocokkan dengan jam Indonesia WIB bisa diperbandingkan dahulu timernya dengan jam kalender ekonomi di beritaforex.com ataupun dengan konversi jam di timeanddate.com
4.Lihat di berita yang ingin anda tradekan mata uangnya, Contoh: berita UK (united kingdom) adalah untuk mata uang GBP (GBP/USD), ataupun berita Amerika/US untuk semua pair yang berhubungan dengan USD (GBP/USD, EUR/USD, USD/JPY, USD/CHF, dll). Sebaiknya Hindari trade dengan mata uang Cross Rate dalam penerapan teknik ini.
5.Pilih berita yang High Impact saja , yang ditandai dengan warna Merah ataupun yang Bertanda Seru 3x , sesuai dengan mata uang yang ingin anda tradekan tersebut. PERHATIAN ! minimum di 2 web tersebut harus conform High Impact semua (warna merah atau tanda seru 3x), karena kalau tidak, maka jangan trade di jam berita tersebut. Paling bagus kalau ketiga web berita tadi adalah conform semuanya High.
Catatan Tambahan: untuk berita kelas medium ataupun low impact, maka KADANG juga bisa berpengaruh (walaupun sangat jarang), tergantung dari hasil beritanya juga.
6Cocokkan berita High Impact dari ketiga kalender ekonomi tersebut, apakah memiliki nilai Forecast yang sama atau tidak. Bila nilai forecastnya berbeda, dalam artian saling bertolak belakang, maka hindari trade di berita itu. Tetapi bila nilai forecastnya arahnya sama atau kurang lebih (arah direksi perkiraannya sama) maka boleh memilih di berita itu. (Bila ingin DIPAKSAKAN Trade juga boleh sebenarnya, hanya saja biasanya lebih tidak maksimal, dan juga semuanya bergantung pula pada hasil Actualnya nanti bagaimana)
7.Bila di salah satu situs tidak mencantumkan berita tersebut atau yang jam waktunya Tentative, ataupun yang tidak ada forecast dan previousnya, maka sebaiknya jangan trade di saat jam tersebut.
7.Amati kolom Actual, Forecast dan Previousnya (Forecast itu artinya perkiraan hasil berita, Previous itu adalah hasil dari berita tersebut di periode sebelumnya)
9.Periksa pula, apakah ada berita lain di jam yang sama (atau berdekatan) untuk mata uang tersebut, dan apakah hasil forecastnya saling bertolak belakang atau tidak antara berita yang satu dengan yang lainnya? jika bertolak belakang, maka harap Waspada dengan berita-berita yang jamnya berdekatan tersebut.
10.Bila semua indikator cek list diatas telah valid semua, maka tunggulah hingga berita tersebut diumumkan di jam tayangnya. (anda boleh memantau berita tersebut melalui layanan TV Kabel seperti di chanel siaran Bloomberg, Reuters, ataupun CNBC)
11.Setelah berita keluar, maka Refreshlah kalender ekonomi tersebut di masing-masing situs untuk memunculkan nilai-nilai Actual nya dan diperbandingkan. (jika hasil berita tersebut tidak ada nilai actualnya maka jangan trade).
12.Perbandingkan hasil Actual vs Forecast vs Previousnya tersebut. Bila nilai Actualnya KELUAR DARI BATAS ANTARA nilai Forecast dan Previousnya maka boleh dilanjutkan untuk memulai trading di berita tersebut. (Amati juga Revisinya bila ada)
13.Jika hasil actualnya lebih bagus dari forecast dan previousnya (ditandai dengan warna hijau) , maka biasanya nilai mata uang tersebut akan menguat, demikian juga dengan sebaliknya yang melemah. (INGAT pula point no.12 diatas).
Warna hijau di actual itu artinya lebih bagus, sedangkan merah itu artinya lebih buruk dari previousnya, tetapi anda harus perhatikan point-point diatas untuk pengambilan keputusan order Buy atau Sell nya.
14.Periksa pula apakah ada berita lain (untuk mata uang tersebut) di jam yang sama atau yang berdekatan waktunya, yang hasil actualnya saling bertolak belakang dengan berita tadi? bila ada, maka jangan trade dahulu di jam tersebut, karena pergerakannya berkemungkinan besar akan Zig Zag atau tidak terduga. WASPADA Juga dengan Revisi yang terjadi dari Previousnya, karena itu juga sangat berpengaruh (jika revisinya tidak searah dengan nilai actual tersebut maka kemungkinan besar pasar akan Zig Zag)
15.Bila sudah Valid semua maka anda boleh trade, TAPI jangan langsung Open Posisi di saat berita diumumkan, tetapi tunggulah beberapa menit kemudian barulah OP. Karena jika anda OP langsung di saat menit berita diumumkan maka seringkali pergerakan pertamanya itu pergerakan yang semu dan menipu, dan selain itu order anda juga pasti akan susah masuk akibat dari faktor market busy ataupun quota demand / supplynya tidak tersedia di market.
16.Selalu kontrollah Money Management atau Risk Management nya, karena hal ini adalah kunci sukses anda bertrading. (saran kami Risk adalah 3% , atau paling max 5%)
17.TP dan SL haruslah seimbang, atau TP lebih besar dari SL itu lebih baik. Dan TP/SL sebaiknya diatas 30 pips sampai 100 pips, atau kalau di broker yang bersistem 5 digit maka TP dan SL nya adalah diatas 300 sampai 1000 pips. (risk rewardnya harus sebanding).
Jangan trade tanpa SL atau bermain tahan menahan floating, karena beresiko sekali. Ingatlah selalu bahwa kesempatan peluang di hari berikutnya masih banyak.
18.Anda boleh juga menambahkan Trailing Stops 20 pips (atau 200 pips untuk broker 5 digit) dalam menerapkan teknik ini.
19.Jangan menggunakan pending order seperti Buy Stop/Sell Stop (atau teknik trapping atau jebakan) dalam menggunakan teknik ini, karena beresiko untuk slippage atau harga meleset. 99% PASTI SLIPPAGE.
20.Bila terjadi requote di saat berita ini , maka itu wajar, asalkan tidak berlebihan.
21.Mendekati hari libur seperti menjelang Natal dan Tahun Baru (Desember / Januari), harap waspada benar, karena di bulan tersebut pasar sangat sulit diprediksi.
Sebelum menerapkan teknik ini, kami menyarankan anda untuk HARUS Berlatih dahulu di demo account hingga benar-benar mahir sebelum terjun ke real account. Karena efek berita kalau tidak terbiasa dapat mengakibatkan Shock, mengingat pergerakannya yang seringkali sangat cepat dan tidak terduga. Selain itu pengalaman anda juga turut menentukan.
Anda juga boleh untuk masuk bertahap untuk mengantisipasi pergerakan yang semu tersebut, bila ternyata pergerakan di market bertolak belakang dengan hasil beritanya, karena seringkali nanti market pasti akan berbalik mengikuti hasil beritanya di ujung-ujungnya.
Jangan gegabah semua berita ditradekan, tetapi tunggulah momentum yang tepat, terutama perhatikan jenis Berita KELAS I seperti Non Farm Payroll (NFP), CPI, GDP, Retail Sales, Unemployment, Interest Rate (suku bunga) dan semacamnya. Tetapi untuk berita-berita kelas II seperti Consumer Confidence, Home Sales, PPI, PMI, Trade Balance, TIC, Durable Goods, Philly Fed, dan lainnya juga boleh diperhatikan. (DAN HARUS YANG BERTANDA HIGH IMPACT JUGA!)
Wednesday, October 9, 2013
Slippage
Slippage
digunakan broker bukan untuk menghalangi entry, tetapi untuk
menghalangi exit. Dengan menghalangi exit, maka loss position akan
mengalami loss lebih besar atau profit position menjadi memiliki laba
lebih sedikit, akibat posisi tersebut terlambat exit karena sulit untuk
di-closed.
Tetapi permasalahan slippage ini hanya timbul
apabila tidak digunakan stoploss, take profit, atau trailing stop. Akan
tetapi, bukan berarti penggunaan stoploss dan take profit tidak bebas
masalah, hal ini pun dapat dimanfaatkan oleh broker.
Saturday, April 20, 2013
7 aturan dasar Trading dari Weinstein adalah sbb :
1. Belajar ekstra untuk mengetahui dasar-dasar dan rincian penting tentang instrumen trading Anda.
2. Kebanyakan trader sukses adalah seorang yang rendah hati & tidak sombong. Jika Anda sombong maka Anda mempunyai kemungkinan untuk mengalami kerugian karena kurang awas dalam masalah manajemen resiko karena terlalu percaya diri untuk mengalahkan pasar.
3. Memahami keterbatasan dan keunggulan Anda sebagai trader. Mengetahui kelemahan Anda, berguna untuk meminimalkan resiko dalam trading.
4. Memliki pola pikir yang baik dan sebaliknya jangan takut untuk memasang Stop Loss. Sebagian besar trader takut untuk rugi, dan menjadikan mereka mempunyai mental seorang penakut, bukan seorang pemenang.
5. Bersabar dan menunggu kondisi ideal untuk menampilkan diri sebelum memasuki sinyal trading. Memahami kapan masuk dan kapan keluar pasar adalah kedua hal yang sama-sama penting, dan poin ini adalah sebuah poin yang logis.
6. Strategi trading Anda harus fleksibel dan harus mudah beradaptasi dengan perubahan pasar. Sebuah strategi trading yang dinamis diperlukan untuk menang karena perubahan pasar bisa saja terus terjadi, sehingga strategi trading Anda harus fleksibel untuk bersaing dengan itu.
7. Setelah mendapat profit, sebaiknya tidak menjadi puas atau sombong. Salah satu bagian tersulit dari trading adalah menjaga profit yang sudah diraih agar tidak hilang. Kebanyakan trader yang sudah profit langsung mengalami kerugian.
2. Kebanyakan trader sukses adalah seorang yang rendah hati & tidak sombong. Jika Anda sombong maka Anda mempunyai kemungkinan untuk mengalami kerugian karena kurang awas dalam masalah manajemen resiko karena terlalu percaya diri untuk mengalahkan pasar.
3. Memahami keterbatasan dan keunggulan Anda sebagai trader. Mengetahui kelemahan Anda, berguna untuk meminimalkan resiko dalam trading.
4. Memliki pola pikir yang baik dan sebaliknya jangan takut untuk memasang Stop Loss. Sebagian besar trader takut untuk rugi, dan menjadikan mereka mempunyai mental seorang penakut, bukan seorang pemenang.
5. Bersabar dan menunggu kondisi ideal untuk menampilkan diri sebelum memasuki sinyal trading. Memahami kapan masuk dan kapan keluar pasar adalah kedua hal yang sama-sama penting, dan poin ini adalah sebuah poin yang logis.
6. Strategi trading Anda harus fleksibel dan harus mudah beradaptasi dengan perubahan pasar. Sebuah strategi trading yang dinamis diperlukan untuk menang karena perubahan pasar bisa saja terus terjadi, sehingga strategi trading Anda harus fleksibel untuk bersaing dengan itu.
7. Setelah mendapat profit, sebaiknya tidak menjadi puas atau sombong. Salah satu bagian tersulit dari trading adalah menjaga profit yang sudah diraih agar tidak hilang. Kebanyakan trader yang sudah profit langsung mengalami kerugian.
Monday, March 25, 2013
Kesalahan Persepsi
Seringkali terdapat kesalahan persepsi bahwa profit dan loss, atau nilai per pip antara 1:100 dan 1:500 berbeda.
Pandangan ini tidaklah benar, kita ambil contoh di Masterforex, 1 lot
pada 1:100 bernilai $10/pip maka di 1:500 pun 1 lot akan bernilai
$10/pip.
Yang berbeda akibat
leverage hanya besaran margin, sehingga mempengaruhi besarnya lot
maksimal yang bisa dibuka. Misal Anda memiliki dana di $1000, maka di
1:500 bisa membuka hingga 5 lot GBP/USD sedangkan di 1:100 hanya bisa
membuka 1 lot GBP/USD saja.
PERINGATAN
Leverage
menguntungkan di satu sisi, karena akan memberikan keuntungan yang lebih
besar dan mengijinkan kita bermain forex dengan modal yang lebih kecil.
Namun di sisi lain, dengan leverage 1:500 kita bisa membuka posisi
yang jauh dari kemampuan dana kita. Oleh karena itu, bijaksanalah
dengan leverage dan margin Anda, karena kerugian yang diderita bisa
lebih besar dari kemampuan kita, akibat kurangnya pemahaman terhadap
resiko dari leverage dan margin ini.
Friday, March 22, 2013
Tahukah Anda Cara Broker Membuat Buntung?
Berikut berbagai cara broker membuat account dapat segera menjadi “Buntung”:
1. Leverage
Banyak broker yang memberikan leverage besar, ada yang 1:500 bahkan ada
yang mencapai1:1000. Para pemula pada umumnya sangat senang dengan hal
ini karena cukup dengan modal kecil, maka akan dapat membeli lot dalam
jumlah besar. Tentunya dalam bayangan di kepala, betapa sangat efisien,
cukup dengan modal kecil tetapi dapat menghasilkan laba besar. Padahal
dalam forex, laba tidaklah mudah didapat, yang mudah didapat adalah
loss. Bila mampu membeli sekaligus 20 lot dengan modal hanya USD 10.000,
maka loss sebesar 50 pip saja akan dapat melenyapkan modal. Coba kita
hitung bersama, 50 pip pada standard account adalah sama dengan USD 500
tiap 1 lot. Kalikan USD 500 tersebut dengan 20 lot, nah sama dengan USD
10.000 bukan? Cukup sekali transaksi saja dengan loss sebesar 50 pip,
maka seluruh uang modal akan berpindah ke kantong broker.
2. Minimum Deposit
Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa para broker berlomba-lomba
meminimalkan deposit untuk membuka account dan bukan membesarkannya?
Karena para broker paham, apabila untuk membuka account diperlukan
minimal deposit harus USD 10.000, tentunya tidak banyak yang mampu. Oleh
karenanya diminimalkan deposit tersebut agar banyak yang tertarik.
Belum lagi ditambah iming-iming , bila Anda melakukan deposit sebesar
US$ 100 maka akan ditambah bonus US$ 30. Nah, siapa yang tidak tertarik
dengan bonus? Setelah deposit diterima broker, maka live account dibuka
dengan leverage 1:500. Bayangkan, betapa baik hatinya si broker ini,
sudah diberi bonus US$ 30 masih ditambah lagi dengan diberikan leverage
yang sangat tinggi. Wah, rasanya Anda benar-benar seseorang yang sangat
bonafid yang dipercaya broker.
Padahal si broker paham betul bahwa persentase gagal adalah 95%, hanya 5% saja yang mampu
lolos. Mudah ditebak apa yang terjadi selanjutnya bukan? Modal kecil
dengan leverage tinggi adalah racun yang mematikan seketika. Tidak
menjadi masalah memberikan bonus US$ 30 atau bahkan US$ 3000 di muka,
toh si broker tinggal menunggu waktu saja agar US$ 30 tersebut kembali
ke kantongnya. Belum lagi setelahnya masih ditambah US$ 100 dari uang
modal Anda yang lenyap karena mengalami loss Broker sebenarnya hanya
meminjamkan kepada Anda US$ 30 tersebut. Memang awalnya seolah-olah
seperti diberikan gratis untuk Anda, tetapi dengan persentase kegagalan
di forex yang sebesar 95%, tentunya hanya masalah waktu saja agar uang
tersebut kembali lagi ke kantong broker.
3. Slippage
Slippage adalah perbedaan harga yang dapat ditoleransi. Misalnya Anda
ingin melakukan entry buy, tentunya setelah mouse di-klik dan kemudian
perintah entry tersebut akhirnya sampai ke server broker memerlukan
waktu. Akibat adanya jeda waktu maka harga telah berubah, tidak sama
lagi dengan saat Anda meng-klik mouse. Misal Anda set slippage sebesar 3
pip, apabila selisih harga tidak lebih dari 3 pip, maka entry buy akan
tereksekusi. Akan tetapi bila selisih harga lebih dari 3 pip, maka
terjadi requotes dan Anda harus meng-klik mouse lagi untuk mengulang
entry. Slippage digunakan broker bukan untuk menghalangi entry, tetapi
untuk menghalangi exit. Dengan menghalangi exit, maka loss position akan
mengalami loss lebih besar atau profit position menjadi memiliki laba
lebih sedikit, akibat posisi tersebut terlambat exit karena sulit untuk
di-closed. Tetapi permasalahan slippage ini hanya timbul apabila tidak
digunakan stoploss, take profit, atau trailing stop. Akan tetapi, bukan
berarti penggunaan stoploss dan take profit tidak bebas masalah, hal ini
pun dapat dimanfaatkan oleh broker.
4. No Connection
Hal ini akan terjadi apabila Anda berkali-kali mampu profit dalam jumlah
besar sehingga broker merasa perlu untuk mengawasi trading yang Anda
lakukan. Cara yang dilakukan broker, pada saat trading memperoleh profit
maka Metatrader dibuat loss connection alias hilang koneksi padahal
koneksi internet baik-baik saja, yang hilang hanyalah koneksi di
Metatrader. Akibat tidak ada koneksi, maka Anda pun tidak dapat menutup
posisi yang sedang profit. Ini akan memberikan waktu kepada broker.
Perlu diingat, market selalu berubah arah sehingga profit yang Anda
peroleh tidak lagi sebesar sebelumnya atau lebih parah lagi, profit
berubah menjadi loss. Nah, kalau hal ini sudah terjadi maka koneksi
Metatrader akan diaktifkan lagi oleh broker. Toh, bila nantinya Anda
complain maka broker tinggal menjawab dengan enteng “kami sudah
melakukan pengecekan dan semuanya baik-baik saja, mungkin komputer Anda
yang bermasalah”. Sulit untuk dibuktikan, bukan?
No connection ini paling sering terjadi pada saat high impact news.
Jangan harap stoploss yang telah dipasang akan bekerja, karena hal ini
pernah dialami sendiri. Stoploss sama sekali tidak bekerja sehingga loss
yang semula telah dibatasi hanya 30 pip saja, akhirnya menjadi 100 pip
padahal garis stoploss tetap pada posisi semula. Pada saat high impact
news, harga akan bergerak kencang dan oleh broker disengaja tidak dapat
melakukan entry atau exit. Kalau belum yakin, silahkan saja mencobanya
sendiri, tapi cobalah di live account karena akal-akalan broker paling
banyak terjadi di live dan bukan di demo.
5. Stop Loss Hunting
Spread adalah senjata yang sangat ampuh bagi broker. Jarang yang
memperhatikan perubahan spread menjadi sangat tinggi hanya dalam waktu 1
atau 2 detik saja, sama sekali tidak terdeteksi. Spread adalah
pengurang profit dan sebaliknya penambah loss. Misalnya dalam posisi
loss 17 pip dengan stoploss 20 pip, broker tinggal menambahkan saja 3
pip di spread selama 1 detik. Akibatnya, stoploss langsung terpicu dan
Anda menderita loss.
Atau saat ini dalam posisi profit 27 pip, tinggal menunggu sebentar lagi
agar mencapai target take profit 30 pip. Broker tinggal meningkatkan
spread 3 pip, maka profit yang semula 27 pip otomatis akan turun menjadi
24 pip akibat spread meningkat tiba-tiba. Dengan cara ini, maka garis
take profit tidak tersentuh dan memberikan waktu agar market berubah
sehingga profit mengecil.
Oleh karenanya, jangan pernah beranggapan bahwa broker adalah sahabat
Anda. Mereka sebenarnya serigala berbulu domba, terutama Market Maker
broker. Mereka memiliki kepentingan atas uang modal Anda, semakin banyak
nilai loss maka akan semakin menguntungkan bagi mereka.
Perusahaan broker dibangun berdasarkan fakta bahwa 95% akan gagal dalam
trading forex. Oleh karenanya, bila Anda memiliki perusahaan Market
Maker broker dan ingin sukses maka harus diusahakan supaya klien
mengalami loss, apapun caranya asalkan legal. Cara-cara diatas adalah
cara-cara legal dalam dunia forex. Semuanya berjalan sangat cepat sehingga sulit untuk dibuktikan.
Tulisan ini sekaligus menjawab pertanyaan saya selama ini, kenapa
terdapat sebuah broker sangat agresif merayu orang-orang yang tidak
paham untuk melakukan trading forex dengan janji surga seolah-olah dapat
segera kaya raya dengan mudah. Ternyata jawabannya pada hal diatas,
yaitu bagaimana caranya secepat mungkin mengalihkan uang deposit klien
agar masuk kantong broker. Cara yang legal adalah dengan membuat klien
seolah-olah kalah forex sehingga sulit untuk melakukan penuntutan karena
tentunya pada kontrak awal telah disebutkan “kerugian akan sepenuhnya
ditanggung klien”.
Padahal, tanpa diakal-akali pun, trading forex sudah sangat sulit,
apalagi kalau ditambah ada akal-akalan didalamnya, makin cepat saja
deposit lenyap Pembelajaran yang dapat ditarik dari tulisan ini, jangan
pernah masuk ke dunia forex dengan modal uang sebenarnya bila masih
belum paham. Uang yang telah Anda peroleh dengan susah payah akan segera
hilang dalam sekejab mata. Belajar dan berlatihlah dahulu di demo,
kemudian baru masuk ke dunia forex sebenarnya apabila sudah benarbenar
yakin dan siap
Subscribe to:
Posts (Atom)