forex trading ,trading,trading forex,belajar,belajar forex,cara trading forex,belajar trading forex,belajar trading,belajar forex pemula,forex online,currency trading,master forex trading, download master forex ,master forex trader,masterforex,forex indonesia,master forex indonesia,master forex broker
Tuesday, April 17, 2012
Tuesday, April 3, 2012
Strategi Treding
Sebagai
trader, Anda harus dalam keadaan siaga setiap saat, objektif, dan
memiliki pandangan luas akan medan tempur. Jangan membatasi diri dengan
hanya menggunakan platform charting yang disediakan broker anda.
Usahakan memiliki 2 atau 3 charting software lain, anggap saja seperti
anda mendapat "second opinion". Karena jika hanya terpaku pada platform
yang berasal dari broker tertentu, anda tidak tahu
apakah suatu gerak harga dimanipulasi atau hanya mengejar stop, dimana
gerak tersebut tidak sejalan dengan gerak market pada umumnya.
Platform dari broker anda hanya digunakan untuk menempatkan order,
tetapi strategi dan analisa harus berasal dari platform yang anda
temukan paling objektif dan tidak bias. Walaupun kita tidak memiliki
cukup dana untuk menggunakan Reuters, atau Bloomberg Professional, masih
ada beberapa platform yang layak untuk dijadikan second opinion.
Trading Record
Kebanyakan
individual trader enggan melaporkan kecurangan sekiranya ada, karena
tidak memiliki catatan trading yang rinci. Trading record sangat berguna
untuk menjadi alat bukti saat anda merasa "dikadali", order yang tidak
dipenuhi semestinya, atau log trading anda dihilangkan.
Kasus-kasus seperti ini banyak terjadi, konon info yg pernah saya dengar salah satunya menimpa seorang trader dari Iran
yang mampu mengelola modal awal sebesar US$ 100 menjadi US$ 8,000 dalam
waktu seminggu pada Desember 2008 lalu. Brokernya tidak mengakui profit
yang dibuat, dan berupaya menghilangkan record file transaksi.
Beruntung trader Iran tersebut menyimpan log file dari platform MT4 dan
menjadikannya alat bukti, sehingga broker tidak berkutik dan memberikan
seluruh profit serta modal awal kepada kliennya itu. Jadi ada baiknya
anda membuat copy secara berkala dari log file yang ada pada platform
trading anda dan menyimpannya pada folder lain. Selain itu upayakan
untuk selalu mengambil screenshoot setiap kali entry/exit, cause you
never know when you need it most.
Sunday, April 1, 2012
Teknik Memasang Stop Loss
· Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.
Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh
beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat
break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi.
Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci
profit yang sudah Anda dapatkan.
Berikut adalah 2 trading tips yang dapat
digunakan dalam menentukan Stop Loss:
Two-Day Hi/Lo Method>>>Teknik
ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah
dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun
2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para
long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.
Support & Resistance>>>Jika
suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah
menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss
20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik
ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.
Sekali lagi, Stop Loss merupakan salah satu cara
untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading
kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita
banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang
besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.
Semoga bermanfaat!
Friday, March 30, 2012
ARTI PERGERAKAN GRAFIK
ARTI PERGERAKAN GRAFIK/ CHART
Untuk mata uang yang Base Currencynya USD (USD/JPY, USD/CHF, USD/…)- Bila grafiknya bergerak naik. hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan menguat dan mata uang pembandingnya (contoh: JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik USD/JPY bergerak naik itu berarti mata uang Jepang yen sedang melemah terhadap USDollar dan USDollar sedang menguat terhadap mata uang Jepang yen.
- Bila grafiknya bergerak turun, hal tersebut menunjukkan mata uang USD sebagai basenya sedang dalam keadaan melemah dan mata uang pembandingnya (contoh JPY, CHF) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila USD/CHF bergerak turun itu berarti mata uang Swiss Franc sedang menguat terhadap USDollar dan USDollar sedang melemah terhap mata uang Swiss Franc.
Untuk mata uang yang base currecynya bukan USD(EUR/USD,GBP/USD)
- Bila grafiknya bergerak naik hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan melemah dan mata uang basenya (contoh: EU, GBP) adalah kebalikannya yaitu menguat, sehingga bila grafik GBP/USD bergeraki naik itu berarti mata uang USDollar sedang melemah terhadap Poundsterling, dan Poundsterling sedang menguat terhadap USDollar.
- Bila grafiknya bergerak turun hal tersebut menunjukkan mata uang USD sedang dalam keadaan menguat dan mata uang basenya (contoh: EUR, GBP) adalah kebalikannya yaitu melemah, sehingga bila grafik EUR.USD bergerak turun itu berarti mata uang USDollar sedang menguat terhadap Euro, dan Euro sedang melemah terhadap USDollar.
Semoga Bermanfaat.
Friday, March 23, 2012
Berikut gambaran beberapa titik kritis:
SL
Margin Level 200%
Margin Level 100%
Margin Level 50%
Margin level dibawah 200% sebenarnya sudah
menunjukkan bahwa account sudah dalam kondisi kritis dan perlu dilakukan reaksi
penyelamatan sesegera mungkin. Tetapi kebanyakan masih saja tidak bereaksi.
Saat margin level mencapai dibawah 100% atau
disebut juga sebagai margin call, kondisi account sebenarnya sudah dalam
keadaan “koma” nyaris tewas.
Begitu margin level mencapai dibawah 50% atau
disebut juga sebagai stop out maka satu per satu entry akan di close secara
otomatis oleh broker dikarenakan modal tidak lagi mencukupi .
Nah, dari gambaran titik kritis diatas terlihat
jelas bahwa peringatan bahwa kondisi account sudah dalam situasi yang berbahaya
terjadi beberapa kali.
Dari fakta ini maka dapat disimpulkan bahwa
sebagian besar tidak memiliki risk management.
Saturday, March 3, 2012
FOREX SEBAGAI INVESTASI ATAU PROFESI ?
Dalam bisnis Forex Trading ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh seorang Trader dan ke semuanya ini akan kembali pada psikologis trading. Ada beberapa hal yang mendasari seseorang terjun dalam bisnis ini, diantaranya :
I. Trading Sebagai Investasi
Apabila anda memperlakukan Trading di Forex Trading sebagai alat investasi, maka anda sudah berada di jalur yang benar. Dimana anda tidak di tuntut untuk mencukupi kebutuhan hidup anda dari hasil trading.
Apabila anda berada pada fase ini, dimana anda bisa mengelola bisnis Forex Trading sebagai investasi. Anda hanya tinggal belajar dan lebih memantapkan sistem trading anda dan memahami pola Money Management dengan baik. Karena hanya dengan pengelolaan Money Management yang baik dan benar anda akan mampu mengembangkan Investasi anda.
II. Trading Sebagai Profesi / Trading untuk Kebutuhan Hidup
Apabila bisnis Forex Trading akan dijadikan sebagai pilihan profesi oleh anda, maka ada beberapa hal yang harus di penuhi :
1. Kecukupan Modal Investasi
Hal ini sangat menentukan masa depan trading anda, apabila modal yang anda investasikan tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup anda, maka bisnis anda tidak akan berlangsung lama karena anda tidak akan bisa menggunakan pola Money Maagement karena apabila memperlakukan pola trading sesuai dengan Money Management yang anda tetapkan maka hasilnya tidak akan mampu menutupi kebutuhan hidup anda.
Seperti apakah money management yang baik itu ?
Ada beberapa pandangan yang memberikan contoh Money Management, kita ambil simpelnya saja misalkan menentukan Money Management dengan Rato 1:1000 (artinya setiap posisi harus mampu menahan floathing Loss sampai 1000 pip).Contoh :
Anda Menginvestasikan modal sebesar $100 tapi beban dan kebutuhan hidup anda $500 setiap bulan.
Apabila kondisinya seperti diatas, maka sudah dipastikan Money Management akan sulit di terapkan, apabila anda menggunakan ratio 1:1000 maka untuk open posisi anda harus menggunakan lot sebesar 0.01 ($0.1 per pips) dimana setiap hari anda harus mengejar profit sebanyak 250 pip untuk mendapatkan $25.
kalaupun pakai ratio 1:500 anda masih harus mengejar profit 125 pips, dan itu pasti sangat sulit untuk dilakukan akhirnya kebanyakan trader melakukan spekulasi dalam bisnis ini, karena mengejar target tersebut akhirnya dalam trading sudah tidak logis lagi dan berusaha untuk mengejar profit tersebut walaupun dgn kondisi harus over lot.
Akhirnya muncullah sifat GREEDY (Serakah) dan pola MM tidak akan bisa diterapkan.
Memang bukan hal yang mustahil dalam bisnis forex bisa mencapai profit ratusan bahkan sampai ribuan persen per bulan. Tetapi kalaupun tercapai kira-kira akan mampu bertahan berapa lama trading dengan pola MM yang High Risk ?
Terutama pemula yang baru mengenal forex banyak yang ingin menjadikan forex sebagai profesi dan mengharapkan bisnis ini dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena menghasilkan uang di forex serasa mudah bahkan bisa melebihi pendapatan di tempatnya kerja. Namun yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana kekuatan MM yang anda miliki dalam trading selama ini, bisa jadi apabila trading anda menggunakan High Risk dalam pengelolaan MM nya mungkin saja itu krena faktor keberuntungan.
Apapun bisa terjadi dalam forex Maka siapkanlah modal investasi yang cukup apabila anda memilih bisnis forex untuk profesi anda sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup.
I. Trading Sebagai Investasi
Apabila anda memperlakukan Trading di Forex Trading sebagai alat investasi, maka anda sudah berada di jalur yang benar. Dimana anda tidak di tuntut untuk mencukupi kebutuhan hidup anda dari hasil trading.
Apabila anda berada pada fase ini, dimana anda bisa mengelola bisnis Forex Trading sebagai investasi. Anda hanya tinggal belajar dan lebih memantapkan sistem trading anda dan memahami pola Money Management dengan baik. Karena hanya dengan pengelolaan Money Management yang baik dan benar anda akan mampu mengembangkan Investasi anda.
II. Trading Sebagai Profesi / Trading untuk Kebutuhan Hidup
Apabila bisnis Forex Trading akan dijadikan sebagai pilihan profesi oleh anda, maka ada beberapa hal yang harus di penuhi :
1. Kecukupan Modal Investasi
Hal ini sangat menentukan masa depan trading anda, apabila modal yang anda investasikan tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup anda, maka bisnis anda tidak akan berlangsung lama karena anda tidak akan bisa menggunakan pola Money Maagement karena apabila memperlakukan pola trading sesuai dengan Money Management yang anda tetapkan maka hasilnya tidak akan mampu menutupi kebutuhan hidup anda.
Seperti apakah money management yang baik itu ?
Ada beberapa pandangan yang memberikan contoh Money Management, kita ambil simpelnya saja misalkan menentukan Money Management dengan Rato 1:1000 (artinya setiap posisi harus mampu menahan floathing Loss sampai 1000 pip).Contoh :
Anda Menginvestasikan modal sebesar $100 tapi beban dan kebutuhan hidup anda $500 setiap bulan.
Apabila kondisinya seperti diatas, maka sudah dipastikan Money Management akan sulit di terapkan, apabila anda menggunakan ratio 1:1000 maka untuk open posisi anda harus menggunakan lot sebesar 0.01 ($0.1 per pips) dimana setiap hari anda harus mengejar profit sebanyak 250 pip untuk mendapatkan $25.
kalaupun pakai ratio 1:500 anda masih harus mengejar profit 125 pips, dan itu pasti sangat sulit untuk dilakukan akhirnya kebanyakan trader melakukan spekulasi dalam bisnis ini, karena mengejar target tersebut akhirnya dalam trading sudah tidak logis lagi dan berusaha untuk mengejar profit tersebut walaupun dgn kondisi harus over lot.
Akhirnya muncullah sifat GREEDY (Serakah) dan pola MM tidak akan bisa diterapkan.
Memang bukan hal yang mustahil dalam bisnis forex bisa mencapai profit ratusan bahkan sampai ribuan persen per bulan. Tetapi kalaupun tercapai kira-kira akan mampu bertahan berapa lama trading dengan pola MM yang High Risk ?
Terutama pemula yang baru mengenal forex banyak yang ingin menjadikan forex sebagai profesi dan mengharapkan bisnis ini dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena menghasilkan uang di forex serasa mudah bahkan bisa melebihi pendapatan di tempatnya kerja. Namun yang perlu diperhatikan adalah sejauh mana kekuatan MM yang anda miliki dalam trading selama ini, bisa jadi apabila trading anda menggunakan High Risk dalam pengelolaan MM nya mungkin saja itu krena faktor keberuntungan.
Apapun bisa terjadi dalam forex Maka siapkanlah modal investasi yang cukup apabila anda memilih bisnis forex untuk profesi anda sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup.
Subscribe to:
Posts (Atom)